SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Berkunjung ke Natuna, BWSS IV bahas Bendungan Kelarik dan Tapau

Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) melakukan kunjungan kerja dan melakukan rapat bersama beberapa instansi terkait Kabupaten Natuna, Selasa (10/10) di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi,S.Sos.M.Si sebagai pimpinan rapat menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan, perhatian dan program kerja yang direalisasikan di Kabupaten Natuna, terutama dalam upaya pengembangan irigasi dan bendungan yang diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Kepala BWSS IV, Drs. Ismail Widadi menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk koordinasi dan silaturrahmi sekaligus untuk melihat progres pengerjaan irigasi dan bendungan di Kabupaten Natuna yang terletak di Kelarik Kecamatan Bunguran Utara  dan Desa Tapau (Kecamatan Bunguran Tengah) sebagai perpanjangan tangan Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Air untuk menyediakan sarana dan prasarana sumberdaya air.

Untuk menjawab harapan pemerintah daerah, pada tahun 2018 mendatang BWSS akan membangun beberapa prasarana air di Natuna dengan nilai kurang lebih 80 milyar rupiah, dimana salah satu targetnya adalah Bendungan Kelarik akan diresmikan oleh Presiden RI pada tahun 2018.

Pada kesempatan tersebut beliau juga menyinggung potensi SDA Natuna, bukan hanya potensi kelautan yang dimiliki, namun potensi pertanian juga dapat dikembangkan apabila dikelola dengan baik dan fokus dan komitmen semua pihak.

Beliau juga berharap ada keterlibatan dari OPD terkait misalnya PDAM untuk menyalurkan air baku kepada masyarakat, kemudian Dinas Pertanian mendukung bagi untuk pengairan sawah. Sinergitas ini sangat diperlukan agar pembangunan irigasi dan bendungan tersebut dapat tepat guna dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Embung Sebayar yang merupakan salah satu sumber air baku untuk masyarakat Kota Ranai akan dilakukan pengerjaan pada 2018 mendatang. Menurutnya memang secara pengaggaran tidak ada kepastian berapa plotingnya, namun akan diupayakan  agar embung tersebut dapat dilanjutkan pengerjaannya.

(Humas_P/Sri, Diana)

photo : endik

RILIS PERS, Nomor : 464 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2017