SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Bupati Natuna Himbau Masyarakat Dukung Wujudkan Stabilitas Sosial

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal didampingi Ketua T.P. PKK Kabupaten Natuna, Sekretaris Daerah, beberapa Anggota DPRD, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah berkunjung ke Masjid Al Jara’a Desa Kelarik Barat (Pulau Seluan) Kecamatan Bunguran Utara, dalam agenda Safari Ramadhan 1439 Hijriyah Pemerintah Kabupaten Natuna, malam ke-6, selasa (22/5) lalu.

Dihadapan segenap jema’ah, aparatur Pemerintahan Desa dan Kecamatan Bunguran Utara serta rombongan safari ramadhan, Hamid Rizal dalam sambutannya menerangkan bahwa masyarakat Natuna patut bersyukur karena Pemerintah Pusat sedang mengupayakan percepatan pembangunan sebagai implementasi Nawacita Presiden RI yang ketiga.

Diantaranya target 2019, seluruh desa diperbatasan harus sudah dialiri listrik, sarana dan fasilitas penunjang peningkatan mutu pendidikan untuk mendukung pembangunan sumberdaya manusia yang dirasa paling penting dan menentukan nasib pembangunan dimasa depan.

Hamid Rizal juga menerangkan bahwa aspek yang tidak kalah pentingnya dalam pelaksanaan pembangunan adalah iklim sosial yang kondusif dan harus diupayakan oleh seluruh komponen pembangunan.

Hal ini perlu disampaikan, mengingat belakangan sering terjadi aksi teror dibeberapa daerah di Indonesia yang mengatasnamakan jihad, dan berdampak negatif terhadap citra umat Islam yang sebenarnya tidak mengakui bahwa penyebaran teror terhadap sesama sebagai sesuatu yang diperintahkan dalam Al Qur’an dan Hadits.

Untuk itu Hamid Rizal mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kewaspadaan sosial bagi menyikapi hal diatas, dengan cara kembali mengoptimalkan peran Ketua Rukun Tetangga, Rukun Warga dan koordinasi segenap pemangku kepentingan, untuk terus memantau kondisi masyarakat dan pendatang bagi menangkal segala aktifitas dan kemungkinan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di daerah.

Selain itu, langkah diatas juga dapat dimaksudkan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah. Hal ini menjadi penting mengingat Kabupaten Natuna sebagai salah satu daerah perbatasan memiliki potensi besar sebagai pintu masuk peredaran narkoba, terutama yang berasal dari jaringan perdagangan lintas

negara.(Humas_Pro/Zq)

photo : #pcs

RILIS PERS, Nomor : 650 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2018