SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

‘Kebudayaan Daerah Jadikan Faktor Kerinduan Suasana Kampung Halaman’

Kabupaten Natuna saat ini menjadi perhatian pemerintah pusat terutama melalui upaya percepatan beberapa sektor penting seperti perikanan, pariwisata dan lingkungan hidup. Hal tersebut  membutuhkan dukung bersama-sama agar dapat mewujudkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti,MA dalam sambutannya pada acara Malam Keakraban Balik Kampung yang diselenggarakan di Astaka Kecamatan Bunguran Barat Sedanau, Sabtu (02/09) malam, dimana pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD (Daeng Amhar), Dandim 0318 Natuna (Ucu Yustiana) dan beberapa pimpinan OPD serta segenap undangan (masyarakat Sedanau)

Beliau menjelaskan bahwa saat ini pada sektor perikanan terdapa upaya pemerintah agar para nelayan dapat menjual ikan Napoleon (tergolong ikan langka) yang sudah dipelihara oleh nelayan dalam waktu yang lama. Walau terkendala beberapa regulasi dalam jual beli antar Negara belakangan ini sekaligus menghidupkan perekonomian masyarakat.

Beliau juga menambahkan bahwa Kabupaten Natuna memiliki begitu banyak potensi terutama destinasi pariwisata di Kecamatan Bunguran Barat khususnya, diantaranya daerah Segeram, dengan ditambah lagi potensi Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang tersebar pada beberapa titik perairan wilayan Bunguran Barat dimana saat ini perlu dijaga dan dilestarikan.

Oleh karenanya beliau mengajak segenap masyarakat untuk dapat mendukung pelestarian berbagai nilai potensi budaya, baik sejarah dimana Perairan Natuna pernah menjadi jalur perdaganan yang sangat penting pada masa silam, serta melestarikan keasrian kondisi karang bawah laut  yang memiliki nilai strategis menjadi salah satu objek wisata bawah laut.

Pada kesempatan yang sama Camat Bunguran Barat Ferizaldy,SH.,M.Si menambahkan hal-hal yang positif dan bermanfaat seperti acara balik kampong ini perlu dilestarikan menjadi budaya tempatan agar masyarakat yang berdomisili diluar Kecamatan Bunguran Barat maupun diluar Kabupaten merasa rindu akan kondisi asri dan kekeluargaan di kampong halaman.

Pada kesempatan yang sama Ketua pelaksana Dardarni Zulman menyampaikan acara ini dilakukan selama 3 hari, dari tanggal 31 Agustus s.d 3 September 2017 dengan acara pawai takbir, pemotongah  hewan korban, festival dangdut, dan pelaksanaan malam keakraban.

Kunjungan Wakil Bupati di Bunguran Barat dilanjutkan dengan agenda pemotongan dua ekor hewan qurban sumbangan Pemerintah Kabupaten Natuna di Masjid Al Bihaq Dusun Segeram dimana pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Stai Natuna, H. Umar Natuna beserta para dosen dan beberapa mahasiswa.

Dalam dialong bersama masyarakat, muncul aspirasi terhadap harapan peningkatan mutu fasilitas pelabuhan, masjid dan listrik tenaga surya yang juga diharapkan menjadi prioritas dalam Musrenbang Kecamatan Bunguran Barat.

(Humas_P/Hs)

photo : eki

RILIS PERS, Nomor : 424 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2017