SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Kunjungan kerja Bupati Natuna dan Kominda Di Kabupaten Lombok Utara Tahun 2014

Kabupaten Natuna di bentuk berdasarkan UUD No 53 tahun 1999, dengan batas wilayah sebelah barat Kabupaten Kepulauan Anambas, sebelah timur Kalimantan Barat dan Malaysia Timur, sebelah utara Vietnam dan Kamboja dan sebelah selatan Kabupaten Bintan.
Ditinjau secara geografis sangat berpotensi untuk
di kembangkan sebagai daerah pariwisata seperti halnya dengan Kabupaten Lombok Utara. Namun dalam pelaksanaanya nanti tentu akan ditemukan bebagai kendala baik dari segi promosi sampai kekhawatiran konflik masyarakat yang akan muncul. Untuk itu melalui kunjungan ini, besar harapan Pemerintah Kabupaten Natuna serta Kominda untuk dapat menjalin koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Lombok utara terutama dalam bentuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kominda yang nanti akan diterapkan di Kabupaten Natuna.

Hal ini disampaikan Bupati Natuna Drs.H. Ilyas Sabli, M. Si dalam Acara kunjungan Kerja Bupati dan Kominda Kabupaten Natuna di Kabupaten Lombok Utara, di ruang rapat Kantor Bupati Lombok Utara, Kamis (21/08) pagi.
Pada kesempatan yang sama Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Utara merupakan Kabupaten termuda di Provinsi Nusa Tenggara Barat, berdasarkan Undang-Uandang nomor 26 Tahun 2008.
Kabupaten Lombok Utara sangat strategis berdasarkan letak geografis berada pada jalur perhubungan laut yang berpotensi untuk daerah tujuan wisata dan juga terdapat gugusan pulau-pulau kecil yang cukup terkenal dengan wisata alam laut dan pantainya seperti, Gili Air, Gili Meno, dan Gili trawangan yang merupakan aset bagi Kabupaten Lombok Utara untuk mendukung pendapatan asli daerah serta pengembangan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa Lombok Utara merupakan daerah yang kental dengan nuansa relijius sehingga dikenal dengan sebutan Kota Seribu Mas’jid yang mana sangat bertolak belakang dengan budaya barat, namun demikian masyarakat lombok utara dapat menerima keberadaan para wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Karena mereka menyadari bahwa keberadaan para wisatawan dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi masyarakat.Ranai, 26 Agustus 2014

Peliput: Staf Bagian Humas / Ismail

SIARAN PERS, NOMOR : /IP/480/HUMAS/2014