SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Talkshow “Peran RRI Dalam Pemberdayaan Masyarakat Maritim diwilayah Perbatasan”

Sebagai salah satu wilayah perbatasan yang berbentuk kepulauan, Pemerintah Kabupaten Natuna merasa bersyukur karena mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat berdasarkan Nawacita Presiden Republik Indonesia yang menetapkan prioritas pembangunan harus dimulai dari wilayah pinggiran, terpencil dan perbatasan.

Lima pilar percepatan pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, diantaranya pada sektor Perikanan, Pariwisata, Migas, Pertahanan dan Pengendalian Dampak Lingkungan, saat ini sudah berjalan secara beriringan dan sedikit banyak telah berpengaruh pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Namun keberhasilan pembangunan ini terkadang tidak terpublikasi mengingat kondisi wilayah yang terpisah oleh wilayah perairan Natuna. Dengan kondisi seperti ini, keberadaan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia, khususnya di Ranai, diharapkan dapat menyebarluaskan informasi terhadap segala keberhasilan yang telah dicapai bersama

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi pada acara Talkshow “Peran RRI dalam Pemberdayaan Masyarakat Maritim diwilayah Perbatasan, bertempat di RRI, Sepempang, Senin (23/04) sore.

Menurut Wan Siswandi, salah satu bukti keseriusan pemerintah pusat dalam menyikapi ancaman pelanggaran batas wilayah merupakan salah satu permasalahan serius yang menjadi kepentingan nasional, hal tersebut diwujudkan dengan pembangunan beberapa pangkalan militer dibeberapa wilayah Natuna, dengan maksud jika ancaman tersebut benar-benar terjadi, kekuatan militer dapat merespon secara lebih cepat. Untuk itu, program peningkatan fasilitas pertahanan dan penempatan personil TNI di Daerah ini harus mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat.

Disamping beberapa program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah, perlu juga disampaikan bahwa upaya pengendalian lingkungan terus diselenggarakan agar hasil pembangunan tidak merusak kondisi lingkungan hidup di daerah.

Wan Siswandi menerangkan bahwa perubahan terus terjadi seiring jalannya pembangunan yang sedang diselenggarakan. Hal diatas juga memiliki dampak positif dan negatif, namun Pemerintah selalu berupaya untuk meminimalisir segala pengaruh negatif dari pelaksanaan pembangunan itu sendiri.

Oleh karenanya, ia berharap agar RRI Ranai beserta segenap angkasawan yang bertugas, agar dapat menjadi mitra kerja yang saling mendukung bagi menyampaikan informasi kemajuan pembangunan daerah bagi membuka wawasan masyarakat sekaligus memberikan ruang publik untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui sumbang saran dan kritik yang bersifat membangun.(Humas_Pro/Hrs)

photo : rizal

RILIS PERS, Nomor : 643 /IP/HUMAS-PROTOKOL/2018