SELAMAT DATANG di Situs Resmi Bagian Humas Sekretariat Daerah - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Dalam Pembukaan Parade Tari Tingkat Provinsi Kepri, Bupati Natuna bertekad tingkatkan Sektor Pariwisata Daerah

Gubernur Kepulauan Riau yang ketika itu diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sosial Kesejahteraan Rakyat dan Pengembangan SDM, Dr. Syamsuardi.,MM membuka secara resmi Parade Tari Daerah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2018 yang diselenggarakan di Pantai Kencana, Ranai, rabu (11/7) malam.

Menurut Syamsuardi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang merupakan salah satu agenda tahunan Provinsi Kepri ini merupakan salah satu langkah nyata guna melestarikan khazanah budaya melayu, sekaligus ajang silaturrahmi antar pemerintah kabupaten/kota dan bagi para pelaku seni untuk saling bersosialisasi dan berkoordinasi.

Sebagai tuan rumah, Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M.Si dalam sambutannya menambahkan bahwa momentum ini merupakan peluang bagi para pelaku seni untuk berkontribusi dalam bentuk kreasi seni pertunjukan tari. Menurutnya kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Natuna kali ini memiliki nilia tambah bagi upaya daerah dalam mempromosikan sektor pariwisata yang saat ini sedang gencarnya diupayakan.

Selain kegiatan ini, Hamid Rizal juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan beberapa kegiatan lainnya yang merupakan upaya promosi sektor pariwisata daerah, diantaranya Pemutaran Film Jelita Sejuba pada tanggal 16 Juli sampai 10 Agustus 2018, Festival Layang-layang Internasional pada tanggal 25 sampai 29 Juli 2018, dan kegiatan Funturistic Festival dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Ranai pada tanggal 27 sampai 31 Juli 2018.

Selanjutnya dalam laporan kegiatan yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr. H. Yatim Mustafa menyampaikan bahwa Parade Tari Daerah Provinsi Kepri kali ini mengangkat tema “Berbudaya, berkarya dan berjaya”.

Adapun peserta yang ikut partisipasi dalam kegiatan ini berjumlah kuang lebih 200 orang dimana masing – masing kontingen dibawa langsung oleh kepala dinas pariwisata dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepri maupun pimpinan sanggar seni.

Selanjutnya ia juga berharap agar segenap dewan juri dapat memberikan penilaian secara objektif berdasarkan unsur-unsur penilaian yang ditetapkan, karena pemenang lomba nantinya akan menjadi Duta Seni Provinsi Kepri yang nantinya akan tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada bulan Agustus mendatang.

Dari penilaian dewan juri terhadap seluruh peserta yang tampil, didapat hasil lima penyaji terbaik, yaitu :
Juara Pertama Penampilan nomor 07 asal Tanjungpinang dengan nilai 915
Juara Kedua Penampilan nomor 06 asal Karimun dengan nilai 909
Juara Ketiga Penampilan nomor 02 asal Lingga dengan nilai 894
Juara Keempat Penampilan nomor 04 asal Bintan dengan nilai 885
Juara Kelima Penampilan nomor 01 asal Batam dengan nilai 229.

Disamping itu, kategori penata rias, penata musik dan busana terbaik diraih pula oleh penampil nomor 07 asal Tanjungpinang dengan nilai 225. Sedangkan untuk penata tari terbaik diraih penampil nomor 06 dengan nilai 229. (Humas_Pro/Zq).

photo : eki

RILIS PERS, Nomor : 665  /IP/HUMAS-PROTOKOL/2018